Harald V

Harald V, bergelar Baginda yang Mulia (lahir 21 Februari 1937; umur 78 tahun), naik takhta sebagai Raja Norwegia setelah kematian ayahnya pada 17 Januari 1991. Putra dari Putra Mahkota saat itu Olav dan Putri Märtha dari Swedia, Harald dilahirkan di kediaman Putra Mahkota di Skaugum, Asker, dekat Oslo.
Harald ialah pangeran kelahiran Norwegia pertama sejak kelahiran Olav IV pada 1370. Karena merupakan keturunan keempat dari Raja Edward VII dari Britania Raya, ia juga
merupakan salah satu pewaris takhta Britania Raya (kini ke-60). Sebagai Raja Norwegia, Harald ialah kepala Gereja Norwegia.
Raja Harald mempunyai 2 saudari, Putri Ragnhild, Ny. Lorentzen (lahir 1930), tinggal di Brasil, dan Putri Astrid, Ny. Ferner (lahir 1932), tinggal di Oslo.

Masa kecil dan pendidikan
Setelah keluarganya menghindar dari invasi Jerman 1940, Harald beserta ibu dan saudarinya tinggal di Washington, DC selama Perang Dunia II (ayahnya, Olav, dan kakeknya, Raja Haakon, tinggal di London dalam pemerintahan di pengasingan). Pangeran Harald kembali ke Norwegia beserta keluarganya setelah perang berakhir pada 1945. Pada musim gugur 1955 Harald mulai belajar di Universitas Oslo. Kemudian ia masuk ke Sekolah Kandidat Perwira Kavaleri di Trandum, diikuti dengan pendaftaran di Akademi Militer Norwegia, dan ia lulus pada 1959. Paad 1960 Harald memasuki Balliol College, Oxford dan di situ belajar sejarah dan ekonomi. Pada tahun yang sama, ia mengadakan kunjungan resmi pertamanya ke luar negeri, mengunjungi Amerika Serikat berkaitan dengan peringatan ke-50 Yayasan Skandinavia Amerika.

Masa dewasa
Harald menikah dengan seorang perempuan kebanyakan, Sonja Haraldsen, pada 1968. Pernikahan ini menimbulkan pertikaian di kalangan masyarakat. Pasangan ini dikaruniai dua orang anak, Putri Märtha Louise dan Yang Mulia Putra Mahkota Haakon, pewaris takhta Norwegia.
Harald, seorang yang sangat gemar berlayar. Ia mewakili Norwegia pada pertandingan-pertandingan yacht di Olimpiade beberapa kali pada masa ia masih menjadi Putra Mahkota, dan membawa bendera Norwegia pada parade pembukaan Olimpiade 1964 di Tokyo. Dengan tim layarnya, ia memenangkan medali perunggu, perak, dan emas dalam Kejuaraan Dunia masing-masing pada 1988, 1982, dan 1987. Pada Juli 2005, Raja dan timnya di perahu layar kerajaan Fram XV memperoleh medali emas pada Kejuaraan Eropa di Swedia. Dua kali dalam tahun-tahun belakangan Raja Harald absen dalam jabatannya sebagai penguasa krena harus dirawat di rumah sakit dan menjalani proses penyembuhan: pada Desember 2003 hingga pertengahan April 2004 karena kanker kandung kencing, dan pada April hingga awal Juni 2005 karena stenosis aorta (untuk lebih rinci lihat "Kesehatan Raja", di bawah). Putra Mahkota Haakon berfungsi sebagai wali pemerintah (regent) pada kedua kesempatan.

Raja dan Ratu, yang disambut oleh Laura dan George W. Bush do Gedung Putih pada kunjungan kenegaraan Maret 2005 ke AS. Sekembalinya ke Norwegia, Raja menjalani operasi jantung.
--------------
Kedudukan sebagai Raja Norwegia dan gelar kehormatan
Sebagai Raja Norwegia
Raja secara simbolis adalah kepala Gereja Norwegia.
Baginda adalah seorang Jenderal empat bintang, seorang Admiral dan Pangilma Tertinggi dari Angkatan Bersenjata Norwegia. Batalyon infanteri Pengawal Raja dianggap sebagai pasukan penjaga keamanan Raja dan keluarga kerajaan. Mereka menjaga kediaman kerajaan, termasuk Istana Kerajaan dan kediaman Putra Mahkota di Skaugum, serta Mausoleum Kerajaan di Kastil Akershus.

Gelar kehormatan
Dalam Angkatan Darat Britania, Raja saat ini memiliki pangkat Kolonel Kepala dari The Green Howards (Alexandra, Resimen Yorkshire Putri Wales). Sebelum disetujui oleh Ratu Elizabeth II, diharapkan bahwa Raja akan menjadi Kolonel Kepala dari resimen pengganti the Green Howards, yaitu Resimen Yorkshire pada pembentukannya pada 2006.
Raja adalah seorang Ksatria Garter, dan merupakan Grand Master dari Order of St. Olav. Ia juga merupakan Ksatria Salib Agung dari Royal Victorian Order, dan penerima Royal Victorian Chain.
Raja adalah pelindung dari Perhimpunan Anglo-Norwegia di London, bersama-sama dengan Ratu Elizabeth II. Ia juga merupakan pelindung dari Yayasan Norwegia-Amerika (Norge-Amerika Foreningen) dan juga Federasi Norwegia (Nordmannsforbundet) di Amerika Serikat.

Raja Juan Carlos I dari Spanyol pada kunjungan di Norwegia (2006)
------------
Kesehatan raja[sunting | sunting sumber]
Pada 1 Desember 2003 diumumkan bahwa Raja Harald menderita kanker kandung kemih. Operasi yang sukses berlangsung pada 8 Desember di Rumah Sakit Nasional Norwegia, Rikshospitalet, di Oslo: kandung kemihnya diangkat dan dibuatkan yang baru. Raja kemudian mengambil cuti sakit dari semua tugas resminya. Putra Mahkota Haakon menjadi Norwegia wali pemerintahan regent selama sakit dan pemulihan Baginda. Raja melanjutkan kembali tugas-tugasnya pada 13 April 2004.
Baginda dulu dikenal sebagai seorang perokok berantai, namun kemudian menghentikan kebiasaannya itu sama seklai ketika dia didiagnosis mengidap kanker.
Pada 1 April 2005 menjalani operasi jantung yang berhasil, penggantian klep aorta untuk memperbaiki stenosis aortanya. Kondisi jantungnya ini sudah diketahui beberapa lama; namun sampai awal 2005 tidak menimbulkan gangguan yang berarti. Selama operasi yang berlangsung tiga jam di Rikshospitalet para dokter juga melakukan bypass jantung pada Raja. Pada 10 April diumumkan bahwa Raja juga telah menjalani perikardiosentesis untuk mengatasi komplikasi bedah, akumulasi cairan di sekitar jantung).
Setelah dua operasi pada musim semi 2005 Raja Harald tetap menjalani cuti sakit selama hampir dua bulan. Putra Mahkota Haakon kembali menggantikannya sebagai wali pemerintah negara. Baginda kembali bekerja pada 7 Juni, tanggal yang mempunyai arti penting pada 2005, karena saat itu Norwegia merayakan peringatan satu abad pembubaran kesatuan dengan Swedia 1814–1905. Kepulihan raja berlangsung cukup baik sehingga berhasil memenangi Kejuaraan Eropa dalam pelayaran laut hanya tiga bulan setelah operasinya yang terakhir.
Berdasarkan nasihat dari dokter pribadinya, Raja Harald akhirnya memutuskan pada akhir 2005 untuk mengurangi tugas-tugas resminya, yang berlaku dengan menjadikan hari Rabu sebagai hari liburnya dan berusaha membuat akhir minggunya sebebas mungkin. Namun, baginda juga merencanakan untuk terus menghadiri peristiwa-peristiwa olah raga yang diminatinya, dan memimpin rapat-rapat kabinet pada hari Jumat serta melaksanakan tugas-tugas konstitusional lainnya.

Kedudukan sebagai Pelindung
Det Kongelige Norske Videnskabers Selskab
Det frivillige Skyttervesen
FN-Veteranenes landsforbund
Norske Reserveoffiserers Forbund
Norges Militære Kameratforeningers Forbund
Nordmanns-Forbundet
Norge-Amerika Foreningen
Det Nasjonale Aldershjem for Sjømenn
Norsk Anchorite Klubb
Norges Jeger- og Fiskerforbund
Det Norske Bibelselskap
Sjømannskirken - Norsk kirke i utlandet
Stiftelsen Offshore Northern Seas
Stiftelsen Harmonien
Norges Tekniske Vitenskapsakademi
Festspillene i Bergen
Kreftforeningen
Lions Clubs International - Norge
Nasjonalforeningen for folkehelsen
Norges Idrettsforbund og Olympiske Komité
Norges Korforbund
Det norske Skogselskap
Norges Naturvernforbund
Sons of Norway Foundation
The American-Scandinavian Foundation
The Anglo Norse Society
Den Norske Lutherske Mindekirke i Minneapolis
sumber, https://id.wikipedia.org/wiki/Harald_V_dari_Norwegia